Cemal-cemil Olahan Tahu di Warung Talaga

2 Nov

Hai hai, malam-malam jam segini biasanya aku lapar dan ngantuk, jadi ga bisa mikir yang berat-berat, jadi mungkin waktu yang sebenarnya cukup tepat untuk bercerita tentang pengalaman galau-galau makan kalap, hehe.

Singkat cerita, pengalaman yang akan diceritakan di sini adalah pengalaman jajan di warung talaga. Warung Talaga adalah sebuah ‘warung’ yang menjual berbagai macam cemilan olahan tahu yang merupakan produksi dari Pabrik Tahu Yun Sen yang katanya udah ada dari tahun 1938. (selain tahu2an ada beberapa makanan berat si sebetulnya, kaya mie, nasi-nasian, dll). Kami termasuk sering ke sini karena olahannya berupa cemilan, jadi bisa dimakan sehabis makan berat atau bahkan sebelumnya dan berasa oke-oke aja. (apa sih cemilan yang ga oke ?😛)

Berikut ini beberapa menu yang kami pesen pas terakhir ke sana, namanya emang aneh-aneh, tapi untungnya di menunya ada foto-foto juga jadi setidaknya ga random-random banget pesannya, hehe:




Berurutan dari atas adalah tahu buntel, tahu gondrong, tahu samosa, sama kerupuk banjur. Tahu buntel tu tahu yang dibungkus sama pangsit lalu diikat pake semacam sayuran gitu, enak dalamnya, tapi mungkin yang tahu buntel ini cukup banyak ditemui juga di cafe-cafe lain. Lalu kalau tahu gondrong itu tahunya dililitin kaya di foto itu, enaknya tu tepung lilitannya itu renyah banget apalagi kalau masih anget, menu ini yang adalah salah satu favoritku,😀. Tahu buntel sama tahu gondrong dilengkapi dengan sambel yang sama, dan harus diakui kalau sambelnya emang enak, kombinasi pedas sama manisnya sambel bareng sama gurihnya tahu itu emang ciamik banget.

Lalu setelah itu ada tahu samosa, bentuknya kaya pangsit segitiga gitu, di dalamnya ada tahu yang diberi kaya bumbu yang agak pedas gitu, yang ini favorit Elvina, hoho. Dan yang terakhir adalah kerupuk banjur, kerupuk aci yang diberi kuah kaya bumbu kacang gitu tapi pake oncom, aku kurang suka rasa oncom tapi suka bumbu kacang sama kerupuk, jadi pas makan ini rasanya ada dilema dalam diri. Selain itu semua biasanya kami pesan kembang tahu, yang ini kaya bagian tahu yang lembut banget, diberi kuah kaya jahe gitu, aku pertama kali makan di sini dan rasanya enak banget.🙂

Untuk cemilan-cemilannya, harganya berkisar antara Rp 7.000 sampai Rp 15.000, pesan kami jangan super kalap aja si di sini, yang namanya cemilan kan sering kebablasan kalap soalnya ga kenyang-kenyang rasanya, hehe.

Lokasi Warung Talaga ada di Ciwalk atau PVJ, namanya ‘warung’ karena konsepnya emang warung-warung kelontong jaman dulu, lengkap dengan properti-properti pelengkap suasana kaya poster-poster dan benda-bendi perkelontongan dari jaman dulu. Dan selain piring-piringnya masih pake piring kaleng yang lurik itu, mas-masnya juga pake kostum yang mendukung, seru juga, hehe. Ini foto-nya (ini foto yang ada di PVJ, tapi foto lama, yang sekarang udah dieksten jadi lebih gedhe lagi).

So, jadi tertarik cobain weekend ini ? :D Tetap kalap, tetap sehat, tetap berbahagia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: