Makan Nasi Goreng Bistik Enak Gelap-gelapan

11 Nov

Hei hei semua, salam kalaps, hehe. Pada postingan kali ini aku akan sharing tentang pengalaman kami berdua pas makan nasi goreng bistik astana anyar. Nasi goreng bistik ini nampaknya udah cukup terkenal juga, kita penasaran soalnya sebelum-sebelumnya udah direkomendasikan sama Daniel sama Brian, tapi baru beberapa saat yang lalu nyobain ke sana.

Jadi waktu itu diberi ancer-ancer tempatnya tu di jalan Astana Anyar kanan jalan beberapa saat abis King Helmet kalau dari utara. Pas nyari-nyari, di sekitar area situ ga ada apa-apa dong, cuma kaya rumah dan toko-toko biasa gitu, sama ada gerobak pake petromak yang dikerumunin orang gitu di salah satu area yang gelap. Kami beberapa kali bolak-balik di sekitar area itu sampai akhirnya tersadar kalau gerobak itu tak lain dan tak bukan adalah si nasi goreng bistik yang kami cari-cari, haha. Memang sebenarnya udah mencurigakan si soalnya rame juga orang berkerumun, cuma ga nyangka aja tempatnya kaya cuma gerobak nasi goreng biasa gitu bahkan tanpa terpal kalau ga lagi gerimis, udah gitu di bagian yang gelap-gelap lagi, hehe. Dan ternyata ada namanya lo, namanya adalah AA Bistik, tak pelak lagi memang bistik berarti makanan andalannya, hoho. Ini ada fotonya biar kebayang gimana kira-kira suasananya.🙂

Setelah kita memesan nasi goreng bistik, ga berapa lama muncul deh makanannya. Selain ada bistik ayamnya, ada kentang goreng juga sama buncis rebus. Itu bistik sama kentangnya banyak sampai nasi gorengnya ga nampak lagi, hehe.

Rasa nasi gorengnya enak si, cuma ga enak banget gimana, tapi bistiknya yang enak, ayamnya diberi tepung crispy mirip mirip tepung di ayam goreng fastfood. Kentangnya juga enak, dipotong tipis-tipis renyah-renyah gitu. Lalu sausnya walaupun enak tapi mending ga langsung dicampur semua ke nasinya daripada jadi keasinan kaya aku kemarin, hehe.

Lalu pas ke sana lagi, aku cobain nasi goreng fuyunghai-nya, di luar dugaan ternyata betulan cuma nasi goreng sama fuyunghai, aku kirain tetep ada kentang sama buncisnya, entah kenapa agak kecewa juga, hehe. Rasanya enak-enak aja si, cuma kalau ke sini lagi kayanya mending pesan nasi goreng bistik aja.😀

Untuk nasi goreng gerobak, harganya cukup mahal, cuma ya kalau dari rasa dan isinya si oke-oke aja, hehe. Harga nasi goreng bistik itu Rp 17.000, kalau yang nasi goreng fuyunghai anehnya lebih mahal, Rp 20.000. Selain itu ada beberapa menu lain juga layaknya orang jualan nasi goreng, harga rata-rata segitu juga.

Tetap kalap, tetap sehat, dan tetap berbahagia. :3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: